NABI ISA as MENURUT AL-QUR'AN & Al-HADITS
Oleh : Faisal Umar Muhtar
1- اذ قالت الملائكة يامريم ان الله يبشرك بكلمة منه اسمه المسيح عيس ابن مريم وجيحا فى الدبيا والاخرة ومن المقربين ؛ ويكلم النلس فى المهد وكهلا ومن الصالحين ؛ قالت رب انى يكون لى ولد ولم يمسسنى بشر ، قال كذلك الله يخلق ما يشاء ، اذا قضى امرا فانما يقول له كن فيكون – آل عمران : 45-48
Ingatlah ketika Malaikat berkata : Hai Maryam, sesungguhnya Allah menggembirakan kamu ( dengan kelahiran seorang putra yang diciptakan ) dengan kalimat dari pada-Nya, namanya al-Masih putra Maryam, seorang terkemuka di dunia dan di akhirat dan termasuk orang-orang yang didekatkan ( kepada Allah ); dan dia berbicara dengan manusia dalam buaian dan ketika sudah dewasa dan dia termasuk di antara orang-orang yang saleh. Maryam berkata : ya, Tuhanku, betapa mungkin aku mempunyai anak , padahal aku belum pernah disentuh oleh seorang laki-lakipun. Allah berfirman ( dengan perantaraan Jibril ) : Demikianlah Allah menciptakan apa yang dikehendaki-Nya. Apabila Allah berkehendak menetapkan sesuatu, maka Allah cukup berkata kepadanya " jadilah ", maka jadilah dia. QS. Ali Imran 45-47
2- ان مثل عيس عند الله كمثل آدم خلقه من تراب ثم قال له كن فيكون- آل عمران : 59
Sesungguhnya missal ( penciptaan ) Isa di sisi Allah , adalah seperti ( penciptaan ) Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kemudian Allah berfirman kepadanya : "Jadilah " maka jadilah dia. QS. Ali Imran : 59
3- لم يتكلم فى المهد الا ثلاثة : عيس ؛ وكان فى بني اسرائيل رجل يقال له جريج ، كان يصلى جاءته امه فدعته فقال : أجيبها او أصلى ؟ فقالت : اللهم لا تمته حتى تريه وجوه المومسات ، و كان جريج فى صومعته فتعرضت له امرأة فكلمته فأبى ، فأتت راعيا فأمكنته من نفسها فولدت غلاما ، فقالت : من جريج فأتوه فكسروا صومعته وأنزلوه وسبوه ، فتوضاء وصلى ، ثم اتى الغلام فقال : من ابوك يا غلام ؟ فقال : الرعى ، قالوا نبنى صومعتك من ذهب ؟ قال : لا الا من طين ؛ و كانت امرأة ترضع ابنا لها من بني اسرائيل فمر بها رجل راكب ذو شارة فقالت : اللهم اجعل ابنى مثله ، فترك ثديها واقبل على الراكب فقال : اللهم لا تجعلنى مثله ، ثم أقبل على ثديها يمصه ، قال ابو هريرة : كأنى انظر الى النبي يمص اصبعه ؛ ثم مر بأمة ، فقالت : اللهم لا تجعل ابنى مثل هذه ، فترك ثديها فقال : اللهم اجعلنى مثلها ، فقالت : لما ذك ؟ فقال : الراكب جبار من الجبابرة وهذه الامة يقولون : سرقت، زنيت ، ولم تفعل – ر البخاري عن ابى هريرة ر
Tidak berbicara dalam buaian kecuali tiga orang : Isa as.; Di tengah bani Israil pernah ada seorang lelaki bernama Jurej, Ia sedang shalat tiba-tiba datang ibunya memanggilnya. Dia berkata ( dalam hatinya ) menjawabnya atau ( meneruskan ) shalat. Ibunya berdo'a : Ya Allah janganlah ia dimatikan sehingga diperlihatkan wajah yang tercoreng. Jurej sedang ada di "pertapaannya ", datang kepadanya seorang wanita dan merayunya, tapi ia menolaknya, lalu ia mendatangi seorang penggembala, dan mau memenuhi hawa nafsunya dan melahirkan seorang bayi, Ia mengatakan bahwa bayi ini dari ( perbuatan ) Jurej. Mereka mendatanginya dan menghancurkan " pertapaannya ' menurunkannya dan mencacinya. Lalu Jurej wudlu dan shalat, kemudian mendatangi sang bayi dan bertanya kepadanya : Siapa bapakmu nak ? Bayi itu menjawab : Penggembala. Mereka berkata : Kami akan bangun " pertapaanmu " dari emas . Jurej menjawab : Tidak, cukup dari tanah saja. Di tengah Bani Israil pernah ada seorang ibu yang sedang menyusui bayinya, tiba-tiba lewat seseorang berkendaraan dengan kemewahan. Berkata ( ibunya ) : Ya Allah jadikanlah anak hamba ini seperti orang itu. Si Bayi melepaskan teteknya, dan berkata : Ya, Allah jangan Kau jadikan hamba seperti dia. Lalu bayi itu " Nyusu " lagi. Abu Hurairah berkata : Masih terbayang olehku Nabi saw. Menghisap jarinya. Kemudian lewat seorang hamba sahaya perempuan. ( Ibunya ) berkata : Ya, Allah jangan Kau jadikan anak hamba ini seperti dia. Si bayi itu melepas lagi tetaknya dan berkata : Ya Allah jadikanlah hamba seperti dia. Ibunya bertanya : Kenapa begitu ? Dia menjawab : Pengendara mewah itu adalah orang zalim, sementara hamba sahaya itu dituduh pencuri, penzina, padahal ia tidak melakukannya. HR. Al Bukhari dari Abu Hurairah ra.
4- فأتت قومها تحمله، قالوا يا مريم لقد جئت شيئا فريا ؛ يا أخت هرون ما كان ابوك أمرأ سوء وما كانت أمك بغيا ؛ فأشارت اليه ، قالوا كيف نكلم من كان فى المهد صبيا ؛ قال انى عبد الله ، أتني الكتاب وجعلنى نبيا ؛ وجعلنى مباركا أين ما كنت وأوصنى بالصلاة والزكوة مادمت حيا ؛ وبرا بوالدتى ولم يجعلنى جبارا شقيا ؛ والسلام علي يوم ولدت ويوم أموت ويوم ابعث حيا ؛ ذلك عبس ابن مريم قول الحق الذى فيه يمترون – مريم : 27-34
Maka Maryam membawa anak itu kepada kaumnya dengan menggendongnya. Kaumnya berkata: Hai Maryam, sesungguhnya kamu telah melakukan sesuatu yang sangat mungkar. Hai saudara perempuan Harun, ayahmu sekali-kali bukanlah orang yang jahat dan ibumu sekali-kali bukan penzina. Maka Maryam menunjuk kepada anaknya. Mereka berkata : Bagaimana kami akan berbicara dengan anak kecil yang masih dalam buaian ? Berkata Isa : Sesungguhnya aku ini hamba Allah, Dia memberiku al-Kitab (injil) dan Dia menjadikan aku seorang nabi. Dan Dia menjadikan aku seorang yang diberkati di mana saja aku berada, dan Dia memerintahkan (mendirikan) shalat , dan ( menunaikan ) zakat selama aku hidup, dan berbakti kepada ibuku, dan Dia tidak menjadikan aku seorang yang sombong lagi celaka, dan kesejahteraan semoga dilimpahkan kepadaku, pada waktu aku dilahirkan dan pada hari aku dibangkitkan hidup kembali. Itulah Isa putra Maryam, yang mengatakan perkataan yang benar, yang mereka berbantah-bantahan tentang kebenarannya. QS. Maryam 27-34.
5- يآهل الكتاب لا تغلوا فى دينكم ولا تقول على الله الا الحق، انما المسيح عيس ابن مريم رسول الله وكلمته القها الى مريم وروح منه ، فأمنوا بالله ورسوله ولا تقولوا ثلثة ، انتهوا خير لكم ، انما الله اله واحد ، سبحنه ان يكون له ولد ، له ما فى السموت وما فى الارض ، وكفى بالله وكيلا ؛ النساء : 171
Hai Ahli Kitab, janganlah kamu melampaui batas dalam agamamu, dan janganlah kamu mengatakan terhadap Allah kecuali yang benar. Sesunguhnya Al-Masih Isa putra Maryam itu adalah utusan Allah dan (yang diciptakan dengan) kalimat-Nya. Yang disampaikan-Nya kepada Maryam dan dengan tiupan ruh dari-Nya. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan rasul-rasul-Nya dan janganlah kamu mengatakan : " (Tuhan itu) tiga " , berhentilah ( dari ucapan itu ), itu lebih baik bagimu. Sesunguhnya Allah Tuhan Yang Maha Esa, Maha suci Allah dari mempunyai anak, segala yang di langit dan di bumi adalah kepunyaan-Nya. Cukuplah Allah sebagai Pemelihara. QS. An-Nisa : 171
6- ورسولا الى بنى اسرئيل - آل عمران : 49
Dan sebagai rasul kepada Bani Israil QS. Ali Imran : 49
7- وقالت اليهود عزير ابن الله ، وقالت النصارى المسيح ابن الله ، ذلك قولهم بأفواههم يضاهئون قول الذين كفروا من قبل ، قاتلهم الله أنى يؤفكون – التوبة : 30
Orang-orang Yahudi berkata : " Uzair itu putera Allah " dan orang-orang Nasrani berkata : " Al-Masih itu putera Allah ", itulah ucapan mereka dengan mulut mereka , mereka meniru perkataan orang kafir yang terdahulu. Dilaknati Allah-lah mereka; Bagaimana mereka sampai berpaling ? QS. At-Taubah : 30
8- لقد كفر الذين قالوا ان الله هو المسيح ابن مريم، وقال المسيح يبنى اسرئيل اعبدوا الله ربي وربكم انه من يسرك بالله فقد حرم الله عليه الجنة ومأوئه النار وما للظلمين من انصار؛ لقد كفر الذين قالوا ان الله ثالث ثلثة وما من اله الا اله واحد ، وان لم ينتهوا عما يقولون ليمسن الذين كفروا منهم عذاب اليم ؛ أفلا يتبون الى الله ويستغفرونه والله غفور رحيم ؛ ما المسيح ابن مريم الا رسول قد خلت من قبله الرسل ، وأمه صديقة ، كانا يأكلن الطعام ، انظر كيف نبين لهم الايت ثم انظر أنى يؤفكون – ألمائدة : 72-75
Sesungguhnya telah kafirlah orang-orang yang berkata : " Sesungguhnya Allah ialah Al-Masih putera Maryam ", padahal Al-Masih sendiri berkata : " Hai Bani Israil, Sembahlah Allah Tuhanku dan Tuhanmu." Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan ) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidak ada bagi orang-orang yang zakim itu seorang penolongpun. Sesungguhnya kafirlah orang-orang yang mengatakan : " Bahwasanya Allah satu dari yang tiga ". Padahal sekali-kali tidak ada tuhan (yang berhak disembah ) selain Tuhan Yang Esa. Jika mereka tidak berhenti dari apa yang mereka katakan, pasti orang-orang yang kafir di antara mereka akan ditimpa siksaan yang pedih. Maka mengapa mereka tidak bertaubat kepada Allah dan memohon ampun kepada-Nya ? dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Al-Masih putera Maryam itu hanyalah seorang rasul yang sesungguhnya telah berlalu sebelumnya beberapa rasul, dan ibunya seorang yang sangat benar. Keduanya biasa memakan makanan. Perhatikanlah bagaimana Kami menjelaskan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami, kemudian perhatikanlah bagaimana mereka berpaling ( dari memperhatikan ayat-ayat Kami itu ). QS. Al-Maidah 72-75
9- وانه تعالى جد ربنا ما اتخذ صاحبه ولا ولدا – الجن : 3
Dan sesungguhnya Maha Tingi kebesaran Tuhan kami, dia tidak beristri dan tidak pula beranak. QS. Al-Jin : 3